Beranda > INFO PENTING > Presiden SBY Menerima Penghargaan Bidang Manajemen Kelautan

Presiden SBY Menerima Penghargaan Bidang Manajemen Kelautan

 

SBY Buka Forum Menteri Lingkungan Dunia

5157 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan UNEP Award Leadership in Marine and Ocean Management. Penghagaan ini diserahkan dalam upacara pembukaan The 11th Special Session of The Governing Council/Global Ministerial Environment Forum di Bali International Convention Center, Rabu (24 Pebruari 2010) siang WITA.
Penghargaan ini diserahkan oleh Direktur Eksekutif UNEP Achiem Steiner dan diterima langsung oleh Presiden SBY. Penghargaan diberikan karena keberhasilan Indonesia dalam manajemen lingkungan kelautannya.

"Penghargaan ini tentunya juga merupakan penghargaan dunia bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden SBY.

 

SBY Buka Forum Menteri Lingkungan Dunia

SBY: Forum Ini Penting untuk Memperbaharui Komitmen Menyelamatkan Bumi

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka konferensi international tingkat menteri, 11th Special Session of the Governing Council/Global Ministerial Environment Forum atau Forum Menteri Lingkungan Sedunia, di Bali International Covention Center, Rabu (24 Pebruari 2010) siang waktu Indonesia bagian tengah (WITA).

"Kita bersyukur dapat berkumpul kembali di gedung yang bersejarah ini, setelah Konferensi Bali mengenai perubahan iklim di tahun 2007 yang menghasilkan the Bali Road Map," Presiden SBY memulai sambutannya.

Konferensi ini dihadiri 130 negara, di antaranya Brasil, Jamaika, Jordania, Guatemala, Cile, Ethiopa, Botswana, Kamboja, Kolumbia, dan Papua Ngini.
Dalam pidatonya Presiden SBY mengimbau seluruh negara yang hadir untuk melanjutkan perjuangan dalam memperbaiki lingkungan hidup.

"Pertemuan ini sangat penting untuk memperbaharui komitmen kita menyelamatkan bumi yang kita cintai," ujar SBY.

Presiden SBY juga mengutarakan keprihatinannya terhadap kondisi kesepakatan-kesepakatan internasional mengenai lingkungan hidup.

"Kita harus menguatkan koordinasi, koherensi dan efektivitas tata kelola lingkungan global dalam sistem PBB," Presiden menambahkan.

Di akhir pidato pembukaannya, Presiden mengutip sebuah filosofi kehidupan masyarakat Bali, yakni Triphita Karana. Ajaran ini mengandung makna menjaga keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, antara manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam.
Usai menyampaikan pidato, Presiden SBY memukul gong 5 kali sebagai tanda resmi dibukanya pertemuan.

 

SBY: Kerusakan Lingkungan Akibat Pola Konsumsi Dunia yang tidak Ramah

Panet bumi kita sedang dirundung kerusakan lingkungan akibat pola konsumsi dan produksi dunia yang tidak berlandaskan asas pembangunan yang berkelanjutan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hal ini dalam sambutan pembukaan 11th Special Session of the Governing Council/Global Ministerial Environment Forum, Rabu (24 Pebruari 2010), di Bali International Convention Center.

"Jika kita biarkan kerusakan lingkungan itu terus berlangsung, masa depan anak cucu kita dan umat manusia akan terancam," kata Presiden SBY.

Akibat pola konsumsi dan produksi itu terjadi pula kepunahan berbagai macam flora dan fauna, serta kepunahan keanekaragaman hayati. Untuk itu, Presiden SBY mengingatkan, dunia harus punya komitmen yang lebih besar dari yang telah disepakati pada KTT Pembangunan Berkelanjutan delapan tahun lalu.
Presiden SBY menganjurkan paradigma green economy atau ekonomi ramah lngkungan dalam membangun. "Paradigma green economy harus dilakukan oleh masyarakat internasional untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan," SBY menegaskan.

"Mari kita selesaikan debat berkepanjangan atas isu tata kelola lingkungan global, dalam kerangka International Framework of Sustainable Development," SBY menambahkan.

SBY mengajak seluruh delgasi internasional untuk membuat sistem PBB yang lebih efisien dan efektif. SBY juga mendukung hasil Pertemuan Simultan Luar Biasa pada Konferensi Para Pihak Konvensi di Basel, Rotterdam, dan Stockholm baru-baru ini.

Hal terakhir yang menjadi imbauan Presiden SBY adalah mengenai Konferensi Meksiko, akhir 2010 mendatang. Konferensi ini akan masalah perubahan iklim.

"Kita harus menyelesaikan negosiasi perubahan iklim pada Konferensi Meksiko," ujar SBY.

Sumber: http://www.presidensby.info/

Kategori:INFO PENTING
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: