Beranda > INFO PENTING > Ayo Menanam Pohon!

Ayo Menanam Pohon!

Presiden Canangkan Penanaman Pohon Trembesi

SBY bagi Bibiti Trembesi Jakarta, (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan penanaman pohon trembesi (Samanea saman) untuk menyerap karbondioksida (CO2) sebagai salah satu cara guna mengurangi pemanasan global.
Pencanangan yang semula akan dilakukan di halaman rumput terbuka Istana Negara, Jakarta, Rabu, 13 Januari 2010, pukul 09.00 WIB akhirnya dipindahkan ke ruang tengah Istana Negara karena hujan gerimis.
Di halaman tengah antara Istana Negara dan Istana Merdeka, terdapat dua pohon trembesi yang dikenal juga dengan nama Pohon Hujan atau Ki Hujan, yang ditanam oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno.
Dua Pohon trembesi yang merupakan jenis pohon besar dengan ketinggian 20-25 meter dan bertajuk sangat lebar itu, masih terpelihara baik hingga sekarang.
Pohon Trembesi berasal dari daerah Amerika Latin, namun kini telah tersebar ke seluruh daerah beriklim tropis di dunia, termasuk di Indonesia.
Pohon tersebut memiliki kemampuan menyerap air tanah yang kuat dan berdasarkan penelitian Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, satu batang pohon tersebut dapat menyerap 28 ton CO2 setiap tahun.
Pencanangan penanaman pohon trembesi yang banyak ditanam sebagai tumbuhan peneduh di pinggir jalan itu merupakan bagian dari gerakan "one man one tree" yang telah  digalakkan oleh pemerintah sebelumnya.
Pencanangan penanaman pohon Trembesi dihadiri oleh unsur TNI, Polri, Perguruan Tinggi, Lembaga Swadaya Masyarakat, serta beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu Kedua, di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, serta Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta.
Pada acara itu, Presiden akan membagikan satu juta biji pohon Trembesi kepada Gubernur seluruh Indonesia untuk ditanam di daerah masing-masing.(*)

 

Pengarahan SBY untuk Pengembangan Budidaya Pohon Trembesi

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Rabu (13/1) pagi, memberikan pengarahan dan pembekalan terkait dengan dikembangkannya budidaya dan penanaman pohon trembesi (Samanea saman) di seluruh Indonesia, di Istana Negara. Pembekalan dihadiri unsur TNI, Polri, perguruan tinggi, LSM, swasta dan jajaran Departemen Kehutanan, baik pusat maupun daerah.
Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan dalam laporannya mengatakan bahwa setelah pembekalanan dari Presiden nanti, para peserta akan mendapat penjelasan dari praktisi, peneliti, dan tenaga teknis dalam budidaya pengembangan pohon trembesi.

“Dalam pembekalanan ini diharapkan para peserta dapet memyebarkan pada seluruh masyarakat Indonesia tentang budidaya dan kegunaan pohon trembesi,” kata Zulkifli. “Masing-masing provinsi akan mendistribusikan ke kabupaten/kota yang selanjutkan akan disemaikan untuk ditanam. Departemen Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai juga telah mendistribusikan bibit trembesi untuk penghijauan lingkungan sebanyak 543.729 batang,” tambahnya.

Dalam pidato pengarahannya Presiden SBY mengatakan, “Saya ini bukan ahli trembesi, saya juga bukan agen trembesi, tetapi saya cinta trembesi, sebagaimana saya mencintai seluruh pohon-pohon yang harus makin kita tumbuh suburkan di negeri tercinta. Oleh Karena itu, sejak tiga tahun yang lalu saya bersama semu jajaran, termasuk kaum perempuan memelopori untuk terus menanam dan memelihara pohon karena kita ingat masa depan negeri ini, kita ingat nasib anak cucu kita, kita ingat jangan sampai bumi ini porak poranda karena terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim yang tidak menentu,” SBY menjelaskan.

Menurut Presiden SBY, kegiatan ini sepertinya hanya sekedar menanam dan memelihara pohon, tapi kalau dilakukan secara sungguh-sunggguh dalam jumlah yang besar dan berlanjut dengan kontrol dan manajemen yang bagus maka negeri kita akan berubah. “Sepuluh tahun atau lima puluh tahun lagi, dan sebagaimana dunia melihat 2050 sebagai indikator apakah manusia sejagad ini benar-benar bisa mengatasi pemanasan global atau tidak. Di situ Indonesia ingin menjadi bagian dari solusi, menjadi bagian dari sukses dunia bahwa kita peduli dan ingin terus memelihara lingkungan kita,” seru SBY.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY menyerahkan bibit pohon trembesi antara lain kepada perwakilan pemerintah daerah yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Aceh Fakhruddin, perwakilan TNI yang diwakili Kodam VII Wirabuana Maor Inf. Antero Ruas, perwakilan Polri dari Brimob Mabes Polri Kompol Tatan Dirsan Atmaja, perwakilan dunia usaha dari PT Sinar Mas Grup G Sulistianto, dan perwakilan LSM yaitu LSM Burung Indonesia Agus Budi Utomo.
Usai acara, Presiden SBY dan Ibu Ani mengajak para undangan untuk menuju beranda belakang Istana Negara. Kepala para undangan, Presiden SBY memperlihatkan halaman tengah istana yang dihiasi beberapa pohon trembesi. Komandan Grup A Paspampres Doni Monardo juga sempat menjelaskan mengenai cara-cara pembibitan dan merawat pohon trembesi. Hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendagri Gamawan Fauzi, Seskab Dipo Alam, Menneg LH Gusti Muhammad Hatta, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dan Kapolri Bambang Hendarso Danuri. (osa)

Trembesi, Dari Istana Hijaukan Indonesia

Trembesi yang dalam bahasa latinnya disebut Samanea Saman adalah jenis tanaman berakar tunggang yang memiliki kekhususan dalam wujud dan bentuknya. Tanaman ini termasuk pohon berdiameter besar dan tumbuh tinggi. Pada kondisi tertentu tanaman ini bisa mencapai tinggi 25 sampai 35 meter, berkanopi seperti payung. Bahkan di salah satu kawasan Eropa, pohon Trembesi bisa mencapai tinggi 60 meter dan kanopinya berdiameter 80 meter.
Pohon Trembesi yang tumbuh di Istana Kepresidenan itu sudah Bu SBYditanam sejak zaman kolonial Belanda. Pada zaman itu hampir semua kantor instansi pemerintah Belanda di Indonesia selalu ditanami pohon Trembesi. Di kawasan Sulawesi Selatan, Trembesi disebut juga sebagai kayu Colok. Di Jawa Barat disebut Ki Hujan dan di Jawa Tengah, Trembesi disebut juga Munggur. Kayu pohon Trembesi biasa juga digunakan sebagai bahan furnitur dan benda kerajinan seperti mangkok, hiasan interior rumah, dan bahan untuk membuat patung.
Berdasarkan hasil penelitian Hartwell pada tahun 1967 – 1971 di Venezuela, akar Trembesi dapat digunakan sebagai obat tambahan saat mandi air hangat untuk mencegah kanker. Sedangkan menurut hasil penelitian Dr. Ir. Endes N Dahlan, Dosen Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Trembesi merupakan tanaman yang memiliki keunggulan dalam menyerap karbondioksida sehingga sangat cocok untuk penghijauan, yang pada akhirnya berguna sebagai upaya untuk mengatasi pemanasan global.
Menyadari akan fungsi pohon Trembesi tersebut, pada 6 Agustus 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan bantuan 100 ribu bibit Trembesi untuk Aceh ketika meresmikan Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda. "Kemarin saya terbang melihat pantai di Banda Aceh ini masih ada bekas-bekas tsunami itu, dan masih ada tanah-tanah yang gersang, belum hijau. Oleh karena itu, selaku presiden, saya memberikan bantuan 100 ribu bibit Trembesi," ujar SBY. Presiden berharap upaya tersebut juga diikuti pejabat dan pihak lain. "Tolong ditanam di jalan-jalan," SBY berpesan.
Pada saat peringatan Ulang Tahun ke-64 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, setiap tamu undangan yang datang diberikan bibit pohon Trembesi, lengkap dengan petunjuk cara proses pembibitan pohonnya. Mulai dari penyiapan lahan, penyiapan polibag, penyiapan bibit, penyiapan air, perawatan dan pemeliharaan, sampai bagaimana cara penanaman pohonnya. Presiden SBY dan Ibu Ani berharap bibit pohon Trembesi yang dibagikan itu bisa menghijaukan tempat-tempat dimana tamu undangan tersebut tinggal. Dari Istana Negara menghijaukan Indonesia.

Sumber: http://www.antaranews.com/ dan http://www.presidenri.go.id/

Kategori:INFO PENTING
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: