Beranda > Visit Indonesia 2010 > Rangkaian Danau

Rangkaian Danau

Rangkaian Danau

 

Di Indonesia terdapat kurang lebih danau kategori besar > 50 ha sebanyak 500 buah. Danau tersebut tersebar merata di setiap pulau besar (Sumatra, Jawa, Kalimantan Sulawesi, Papua), kecuali Pulau Bali. Sebaliknya waduk besar sebagian besar berlokasi di P.Jawa. Selain kategori danau besar terdapat juga danau kecil yang jumlahnya ribuan dan waduk kecil yang disebut embung. Danau kecil sering dikenal sebagai situ berukuran besar. Di Provinsi Jawa Barat terdapat 354 buah situ, di Provinsi Jawa Timur 438 buah situ.

Danau yang terbesar adalah Danau Toba yang terletak 905 meter dpl, panjang 275 km, lebar 150 km dengan luas 1.130 km2 dan kedalaman maksimum 529 m di bagian utara dan 429 m di bagian selatan. Danau Toba merupakan danau terdalam nomor kesembilan di dunia dan merupakan danau tipe vulkanik kaldera yang terbesar di dunia. Danau yang terdalam di Indonesia adalah danau Montana di Sulawesi Tengah dengan kedalaman maksimum 590 m dan merupakan danau terdalam ketujuh di dunia (Bemmelen 1949 dalam Lehmusloto et.al, 1995).

Pada umumnya kedalaman danau bervariasi antara 50 – 200 m, akan tetapi banyak juga yang mempunyai kedalaman lebih rendah dari 50 m. Sampai saat ini sebagaian besar dari danau belum diketahui volumenya dengan pasti, demikian juga halnya presipitasi, evaporasinya serta debit inflow dan outflow-nya. Dengan demikian waktu tinggal air danau tidak diketahui sehingga daya tampung beban pencemaran tidak diketahui dan sekaligus pemanfaatan bagi berbagai keperluan sulit untuk diprogramkan.

Uraian berikut ini akan mendeskripsikan danau-danau di Pulau Sumatera.

ACEH

Danau Laut Tawar

Danau Laut Tawar adalah sebuah danau dan kawasan wisata di Dataran Tinggi Gayo, Takengon Nanggröe Aceh Darussalam. Secara geografis terletak pada 4°36’43’’N- 96°55’25’’E, Danau ini merupakan danau yang diakibatkan oleh proses tektonik. Danau yang terletak pada 1.250 m di atas permukaan laut ini memiliki luas 5.472 Ha, dengan panjang rata-rata 17 km dan lebar rata-rata 3,219 km. Danau ini memiliki volume air 2,5 trilyun Liter (2.537.483.884 m3). Danau Laut Tawar merupakan hulu dari Batang Peusangan. Keunikan dari danau ini adalah keberadaannya yang dikelilingi perbukitan. Air tawarnya menyimpan banyak flora dan fauna, salah satunya adalah ikan depik yang merupakan spesies ikan yang hanya hidup di Danau Laut Tawar. Danau ini pun merupakan danau paling luas di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

SUMATERA UTARA

Danau Aek Natonang

Danau Aek Natonang terletak di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo, Pulau Samosir, Sumatera Utara. Kalau Pulau Samosir dikatakan sebagai "pulau di atas pulau", Danau Aek Natonang yang berada di Pulau Samosir ini bisa dikatakan sebagai "danau di atas danau" (di atas Danau Toba). Aksesibilitas ke danau seluas 105 hektar ini juga kurang baik. Ditambah minimnya sarana prasarana pendukung, membuat Danau Aek Natonang tidak mendapat kunjungan wisatawan dan direncanakan sebagai areal Hutan Wisata. Danau Aek Natonang bukan satu-satunya danau di Pulau Samosir, ada sebuah danau lagi yang lebih besar dari Danau Aek Natonang di pulau ini yang bernama Danau Sidihoni.

SUMATERA UTARA

Danau Sidihoni

Danau Sidihoni terletak di Kecamatan Pangururan, Pulau Samosir. Kalau Pulau Samosir dikatakan sebagai "pulau di atas pulau", Danau Sidihoni yang berada di Pulau Samosir ini bisa dikatakan sebagai "danau di atas danau" (di atas Danau Toba).

Danau Sidihoni berjarak 8 kilometer dari Pangururan ini cukup indah. Pemandangan di sekitar danau bisa dipantulkan oleh air danau. Dikelilingi oleh bukit landai berwarna hijau muda dan deretan pohon pinus, semakin menambah keindahan. Air danau ini sering berubah warnanya, dan oleh penduduk setempat perubahan warna ini dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia. Sayang, danau berair jernih ini belum dikelola dengan baik.

Danau Sidihoni bukan satu-satunya danau di Pulau Samosir, ada sebuah danau lagi yang lebih kecil dari Danau Sidihoni di pulau ini yang bernama Danau Aek Natonang.

SUMATERA UTARA

Danau Toba

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer di Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2800km3, dengan 800km3 batuan ignimbrit dan 2000km3 abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari cina sampai ke afrika selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 KM diatas permukaan laut. Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.

BENGKULU

Danau Dendam Tak Sudah

Danau ini terletak di Kecamatan Teluk Segara, Kecamatan Selebar dan Kecamatan Talang, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Oleh pemerintah, danau ini dijadikan sebagai cagar alam dengan luas mencapai 577 hektar. Danau yang dikelilingi bukit-bukit berhutan lebat ini merupakan habitat bagi tumbuhan endemic langka, yaitu anggrek pensil atau Vanda hookeriana.

BENGKULU

Danau Mas

Kawasan wisata Danau Mas berada di Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Danau Mas terletak sekitar 19 kilometer dari Curup, ibu kota Kabupaten Rejang Lebong, atau sekitar 25 kilometer dari Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Danau ini memiliki luas 36 hektar dan terletak di tepi jalan yang menghubungkan dua kota bertetangga tetapi lain provinsi tersebut. Lokasi Danau Mas akan dengan mudah terlihat oleh para pengguna jalan yang tengah melintas. Letak danau yang berada di lembah, persis di bagian bawah tepi jalan, memudahkan pemakai jalan untuk melihatnya.

BENGKULU

Danau Tes

Danau Tes adalah danau terbesar di Propinsi Bengkulu, danau ini terbentang dari Kutei Donok (Kota Donok) sampai Tes, Lebong Selatan. Air danau ini berasal dari Sungai Ketahun. Danau ini dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik, perikanan, wisata, sumber air bagi masyarakat sekitar danau Tes.

JAMBI

Danau Belibis

Danau ini terletak di lereng Gunung Kerinci yang berhutan lebat. Danau Belibis termasuk danau kaldera dengan luas sekitar 2 ha. Kondisi alam pegunungan disekitar danau masih asli dan merupakan salah satu obyek wisata yang mempunyai daya tarik khusus untuk dikunjungi. Danau yang indah ini dikellingi oleh tebing-tebing curam. Danau ini merupakan tempat minum berbagai jenis satwa. Danau Belibis dapat dicapai melalui Desa Gunung Labu atau Desa Kebun Baru. Jarak tempuh dari Kota Sungai Penuh lebih kurang 52 km.

JAMBI

Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh merupakan danau kaldera yang terbentuk akibat kegiatan gunung berapi di masa lampau. Danau ini terletak di Desa Pelompek Kecamatan Kayu Aro dengan jarak ± 56 km dari Sungai Penuh. Untuk menikmati keindahan dan kesejukkan udara Danau Gunung Tujuh pengunjung harus berjalan kaki melewati jalan setapak selama 2-3 jam. Pada ketinggian 1.996 m dpl, danau ini merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Danau ini sering ditutupi kabut dengan suhu rata-rata 17 0C. Luas Danau ± 960 ha dengan panjang berkisar 4,5 km dan lebar 3 km. Danau ini dikelilingi oleh tujuh gunung, yaitu Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), Gunung Hulu Sangir (2.330 m), Gunung Madura Besi (2.418 m), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 m), Gunung Selasih (2.230 m), Gunung Jar Panggang (2.469 m), dan Gunung Tujuh (2.735 m).

JAMBI

Danau Kerinci

Danau Kerinci terletak pada dua Kecamatan yaitu Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Keliling Danau. Danau ini berada 16 km di selatan Sungai Penuh. Danau Kerinci memiliki luas 4.200 ha dengan kedalaman 110 m dan terletak pada ketinggian 783 m dpl. Danau ini menyimpan banyak jenis ikan. Ikan Semah merupakan jenis yang paling digemari dan juga merupakan ikan endemik. Selain panorama alam yang indah, interaksi masyarakat sekitar dengan danau juga menyajikan kesan tersendiri bagi pengunjung, seperti para nelayan yang mencari ikan dengan menggunakan peralatan tradisional seperti pancing tangguk, jaring, jala, serta lukah. Jika beruntung, saat nelayan mendarat, pengunjung dapat membeli ikan segar dibawah harga pasar.

LAMPUNG

Danau Ranau

Danau Ranau adalah danau terbesar kedua di Sumatera. Danau ini terletak diperbatasan Kabupaten Lampung Barat Propinsi Lampung dan Kabupaten OKU Selatan Propinsi Sumatera Selatan. Danau ini tercipta dari gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar. Secara geografis, danau ini terletak pada posisi 4°51′45″lintang selatan dan 103°55′50″bujur timur. Dilihat dari bentuk topografinya, danau ranau adalah perbukitan yang berlembah sehingga menjadikan danau Ranau memiliki cuaca yang sejuk.

SUMATERA BARAT

Danau Maninjau

Danau Maninjau terletak di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam. Danau ini tercatat sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Sedangkan di Sumatera Barat, Maninjau merupakan danau terluas kedua setelah Danau Singkarak yang memiliki luas 129,69 km² yang berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Maninjau yang merupakan danau vulkanik ini berada di ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut. Luas Maninjau sekitar 99,5 km² dengan kedalaman maksimum 495 meter. Cekungannya terbentuk karena letusan Gunung yang bernama Sitinjau (menurut legenda setempat), hal ini dapat terlihat dari bentuk bukit sekeliling danau yang menyerupai seperti dinding.

Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Antokan terdapat PLTA Maninjau. Puncak tertinggi diperbukitan sekitar Danau Maninjau dikenal dengan nama Puncak Lawang. Untuk bisa mencapai Danau Maninjau jika dari arah Bukittinggi maka akan melewati jalan berkelok-kelok yang dikenal dengan Kelok 44 sepanjang kurang lebih 10 KM mulai dari Ambun Pagi sampai ke Maninjau.

SUMATERA BARAT

Danau Singkarak

Danau Singkarak danau paling panjang di Sumatera Barat. Danau Singkarak merupakan Danau terluas ke-2 di Sumatera setelah Danau Toba. Danau ini terletak diantara dua kota, yaitu Padang Panjang dan Solok. Danau yang terletak pada ketinggian 36,5 meter dari permukaan laut. Danau seluas 107.8 km², panjang 21 km dan lebar 7 km, merupakan sumber Sunga Ombilin yang bermuara di Selat Malaka. Danau ini pun digunakan sebagai sumber energ listrik tenaga air (PLTA) yang memasok listrik untuk Sumatera Barat dan Riau. Air danau ini sebagian dialirkan melewati terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung, Padang Pariaman. Danau Singkaak sendiri merupakan habitat dariikan bilih (Mystacoleucus padangensis) yang hanya hidup di Danau Singkarak saja dan tidak bisa dibudidayakan di luar habitat.

SUMATERA BARAT

Danau Di Atas

Danau Di Atas terletak di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. Danau ini memiliki luas kurang lebih 17,19 hektar dan dikelilingi oleh lereng yang landai. Kedalaman maksimum danau ini mencapai 44 m. Danau ini merupakan hulu dari Batang Hari yang mengalir ke arah Selat Malaka. Tanah yang menutupi Danau Di Atas berasal dari abu vulkanik erupsi Gunung Talang. Dataran kecil di tenggara danau ditutupi oleh aluvial. Danau ini dikenal pula sebagai Danau Kembar dengan Danau Di Bawah. Danau ini berjarak sekitar 65 kilometer dengan melewati jalan penuh tanjakan dan berkelok-kelok. Bila dari arah Solok, Danu ini bisa dituju langsung dari Terminal Bareh Solok.

SUMATERA BARAT

Danau Di Bawah

Danau ini merupakan danau kembaran Danau Di Atas. Danau yang terletak pada koordinat 1°0′35″S 100°43′51″E merupakan danau terbentuk akibat proses tektonik. Danau Di Bawah memiliki luas 1,680 hektar. Danau Di Bawah merupakan hulu dari Sungai Batang Lembong. Kedalaman maksimal danau ini mencapai 309 m.

Sumber: http://www.indonesia.travel/

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: